Curug Madu Resmi

16-07-2018 16:18:55

Wisata Alam Curug Madu Resmi Lemah Abang Doro yang satu ini bisa menjadi alternatif anda ketika ingin hangout menikmati alam sekitaran Pekalongan yang tidak terlalu jauh dari pusat kota. Lokasi Curug Madu tepatnya berada di Dukuh Lemah Abang, Desa Lemah Abang Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. Lokasi yang tidak jauh dari pusat kota Pekalongan bisa menjadikan Curug Madu sebagai pilihan anda dalam melampiaskan penat perkotaan. Kurang lebih 30 – 40 menit berkendara dengan sepeda motor atau mobil, sobat bisa sampai disini menikmati udara segar, pepohonan hijau sepanjang perjalanan hingga suara gemercik air terjun yang menenangkan hati.

Curug Madu terbilang biasa saja karena tidak terlalu tinggi hanya beberapa meter saja namun memiliki dinding tebing batu yang cukup lebar. Pada musim penghujan, Air akan mengalir hampir dari semua dinding-dindingnya. Tepat berada dibawahnya, terdapat kolam atau dalam bahasa lokalnya disebut “kedung” yang bisa anda gunakan untuk berenang atau sekedar bermain air. Sobat bisa bermain air sepuasnya, bisa main gerujukan air dari tebing batu berwarna kehitaman atau sekedar bermain di kolamnya yang tidak terlalu dalam hanya sebatas lutut orang dewasa saja. Jelas menarik untuk datang ke Wisata Curug Madu, cocok untuk wisata keluarga anda. Selain jarak tempuh yang tidak terlampau jauh, Curug dengan debit air yang tidak deras dan tidak berbahaya, juga karena penataan lokasi yang rapih dan bersih membuat pengunjung terasa nyaman. Tidak jarang juga pengunjung yang sudah berkeluarga mengajak anak dan isterinya datang kemari.

Nama Curug Madu diberikan karena pada sekitar tempat tersebut terdapat pohon madu. Yakni adalah sebuah pohon yang bentuknya seperti bibit pohon kelapa yang masih kecil tetapi yang membedakan ialah pada pohon ini sudah mempunyai bunga dan buah. Jika kita makan buah dari pohon tersebut dan kemudian dilanjutkan dengan minum air, maka mulut kita akan merasakan manis. Manis-manis inilah yang di identikkan dengan madu sehingga tempat ini dinamakan Curug Madu. Selain itu penamaan Curug Madu tidak bisa terlepas dari cerita rakyat setempat tentang tokoh yang bernama “Mbah Resmi”. Ceritanya Mbah Resmi ini penghuni sungai yang ada di Curug Madu, sedangkan Curug Madu sebenarnya cuma Kedung (Kolam) biasa sementara yang disebut-sebut Mbah Resmi itu adalah Pancuran-pancuran airnya yang berada diatas Curug.